Ambon, 20 Agustus 2025 – Menjelang dimulainya semester baru, Fakultas Syariah UIN Abdul Muthalib Sangadji Ambon menggelar rapat dosen bersama pimpinan fakultas. Rapat ini dihadiri sekitar 18 dosen dan unsur pimpinan.
Sebelum rapat dimulai, acara diawali dengan penyerahan sertifikat nominasi dosen teladan oleh Dekan Fakultas Syariah kepada Prof. Dr. La Jama'a, M.H.I. sebagai dosen yang dinilai disiplin dan berdedikasi dalam melaksanakan tugas akademik. Penyerahan sertifikat ini menjadi bentuk penghargaan sekaligus motivasi bagi seluruh dosen agar semakin profesional dalam menjalankan kewajibannya.
Agenda utama rapat membahas kesiapan perkuliahan setelah libur semester, termasuk evaluasi kegiatan akademik semester sebelumnya, pembagian beban mengajar, serta langkah-langkah perbaikan agar pelaksanaan perkuliahan semester mendatang berjalan lebih efektif.
Dekan Fakultas Syariah dalam arahannya menekankan pentingnya disiplin administrasi dan kesiapan dosen sejak awal perkuliahan. Salah satunya terkait penyerahan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) yang harus disampaikan tepat waktu kepada bagian akademik.
“Kami sangat berharap Bapak-Ibu sekalian setelah jadwal diterima, proses perkuliahan awal itu mungkin RPS itu sudah dapat disampaikan ke Akademik melalui link yang sudah disiapkan,” ungkap Dekan.
Selain itu, dibicarakan pula wacana perubahan mekanisme ujian komprehensif. Jika sebelumnya mahasiswa diuji melalui beberapa mata kuliah, ke depan direncanakan adanya penulisan karya ilmiah berbentuk jurnal agar mahasiswa terbiasa menghasilkan tulisan akademik. Mekanisme ini juga diharapkan memberikan dampak positif bagi dosen, karena keterlibatan mereka dalam bimbingan akan menghasilkan output yang bermanfaat.
Wakil Dekan I menambahkan evaluasi teknis terkait kalender akademik, distribusi SKS, hingga sistem pelaporan nilai ke pusat. Beliau menegaskan perlunya sinkronisasi antara jadwal perkuliahan, masa koreksi, serta pelaporan ke sistem agar lebih tertib dan tidak saling bertabrakan.
Dalam pembahasan mengenai jadwal kuliah, disepakati bahwa perkuliahan akan dipusatkan pada hari Senin hingga Kamis. Sementara hari Jumat difokuskan untuk kegiatan lain seperti seminar, ujian, maupun aktivitas mahasiswa di tingkat HMJ. Pengaturan ini dilakukan agar proses perkuliahan lebih terstruktur, dan hari Jumat dapat dimanfaatkan secara produktif untuk kegiatan akademik maupun kemahasiswaan.
Rapat juga menyinggung tentang penegakan aturan kehadiran mahasiswa. Pimpinan fakultas menegaskan bahwa aturan minimal 75% kehadiran untuk dapat mengikuti ujian harus diterapkan secara konsisten. Hal ini penting untuk menjaga kedisiplinan mahasiswa sekaligus meningkatkan kualitas perkuliahan.
Selain aspek teknis, diskusi juga menyentuh masalah pembinaan karakter mahasiswa, perlunya integrasi nilai keislaman dalam kegiatan akademik, serta perhatian terhadap kebutuhan mahasiswa dalam menjalani proses belajar. Beberapa dosen memberikan masukan agar perkuliahan lebih menekankan keseimbangan antara aspek akademik dan pembentukan pribadi mahasiswa.
Pada penutup rapat, Dekan menyampaikan apresiasi atas masukan dan semangat dari para dosen. Semua gagasan yang muncul akan ditampung dan dibahas lebih lanjut untuk menjadi bagian dari kebijakan fakultas. Rapat ini sekaligus menjadi forum konsolidasi, memperkuat koordinasi antara pimpinan dan dosen demi suksesnya perkuliahan semester baru.
Dengan adanya rapat ini, Fakultas Syariah menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas akademik, disiplin administrasi, serta membangun lingkungan belajar yang lebih kondusif bagi mahasiswa.